You are here
Home > Serba Serbi > Bangun Kawasan Ekonomi Khusus Bangka Belitung Menarik Investor Luar

Bangun Kawasan Ekonomi Khusus Bangka Belitung Menarik Investor Luar

Kepulauan Bangka Belitung akan semakin terbuka dengan pihak luar. Membuka diri dengan bermacam investasi, makin bersiap menjadi Bali yang kedua.

Potensi alam provinsi ini sangat besar, dan sektor pariwisatanya disiapkan jadi masa depan daerah ini. Keindahan alam, khususnya pantai, adalah anugerah yang tak perlu diragukan untuk segera diolah dengan manajemen dan dukungan kebijakan pusat maupun daerah.

Dua Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK), yakni KEK Tanjung Gunung di Kabupaten Bangka Selatan dan KEK Pantai Timur Sungailiat di Kabupaten Bangka sudah diajukan Pemprov ini kepada Pemerintah Pusat. Pengembangan dua KEK itu diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah lewat masuknya lebih banyak investasi.

Sebagaimana yang ditulis di Kompas property “Kalau restu Pemerintah Pusat turun, kedua KEK itulah yang kelak melengkapi Kawasan Strategis Prioritas Nasional (KSPN) Tanjung Kelayang di Pulau Belitung, pulau terbesar kedua di provinsi tersebut”. Masih minim investor yang melirik potensi ekonomi, khususnya properti pariwisata. Oleh karena itu, langkah-langkah strategis untuk menarik lebih banyak lagi investor untuk menanamkan modalnya di Bangka Belitung perlu dilakukan.

Agar Bangka Belitung semakin menarik investor, salah  satu upaya yang dilakukan adalah mewujudkan KEK menjadi objek wisata terintegrasi (integrated area tourism) yang dapat menggabungkan keindahan alam, seni budaya, wisata religi dan hingga meetings, incentives, conferences, and events atau MICE dalam satu kawasan sekaligus. Salah satu contohnya adalah KEK Pantai Timur Sungailiat di sekitar kawasan wisata Tanjung Pesona.

Potensi lokasi wisata ini sangat besar untuk pengembangan perhotelan dan resort, wisata bahari, serta wisata budaya, terutama etnis Melayu dan Tionghoa yang harmonis, bahkan wisata reliji. Thomas menjelaskan, keseluruhan luas lahan yang diusulkan untuk KEK Pantai Timur Sungailiat sekitar 300 hektar di dalam 600 hektare kawasan pengembangan wisata. Lahan yang diajukan itu sudah clean and clear, dan sudah mendapat dukungan penuh Gubernur Pemprov Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan.

Makin banyak KEK, maka investor semakin punya banyak pilihan. Saya pikir ini ide dan prakarsa yang baik untuk memajukan sektor properti dan pariwisata di Bangka Belitung. Bangun sinergi yang positif dengan tujuan sama-sama membangun perekonomian masyarakat Bangka Belitung.

Leave a Reply

Top