You are here
Home > Serba Serbi > Pembaruan Fasilitas Umum Di Bali Sebagai Penarik Wisatawan Asing Dalam Sektor Pariwisata

Pembaruan Fasilitas Umum Di Bali Sebagai Penarik Wisatawan Asing Dalam Sektor Pariwisata

Indonesia saat ini sedang menggenjot sektor pariwisatanya dimata mancanegara. Wisatawan asing setiap tahun selalu bertambah, membuat area atau lokasi penting pariwisata sedang berbenah salah satunya di pulau dewata Bali.

Pulau Bali menjadi salah satu idaman wisatawan asing karena faktor pariwisata yang sangat baik. Sebagai lokasi liburan yang indah dan bisa memanjakan para wisatawan asing maupun domestik. Identik dengan keindahan alam dan pulau, Bali berani bersaing dengan pulau lain dengan mengandalkan sektor pariwisata.

Fasilitas umum di Bali sebenarnya sudah Baik. Namun seiring meningkatnya para wisatawan asing fasilitas-fasilitas yang ada dirasa kurang memadai, dan harus ada pembaruan. Andai saja ada pembaruan dalam sektor fasilitas umum tersebut makin banyak juga wisatawan asing akan datang berkunjung di Bali.

Belum lama ini sebuah kapal pesiar berukuran besar singgah di bali tepatnya di Celukan Bawang. Kapal pesiar tersebut mengangkut wisatawan asing dari berbagai benua bertujuan untuk menikmati wisata di pulau Bali dan sekitarnya.

Melihat dari situasi tersebut dermaga di Celukan Bawang dirasa belum memadai sebagai persinggahan kapal pesiar yang panjangnya sampai 210 meter.  Perluasan dermaga adalah salah satunya cara agar kapal pesiar nantinya akan bertambah dan menjadi pariwisata terbaik.

Dalam sebuah media mengatakan kunjungan wisatawan asing menggunakan kapal pesiar sangatlah ramai di Celukan Bawang hampir tujuh sampai delapan kali dalam kurun waktu tiga bulan.

Fakta dari dermaga Celukan Bawang Bali belum mampu mendatangkan kapal- kapal pesiar dengan ukuran yang lebih besar, sebab panjang dermaga belum mendukung. Fakta lain dari dermaga celukan bawang yaitu sebagai tempat bongkar muat barang, namun terdengar kabar dermaga tersebut akan di perpanjang dengan dibangun breasthing dolphin.

Tahun 2018 akan banyak kapal pesiar berukuran lebih dari 300 meter bisa bersandar di dermaga Celukan Bawang dengan sistem ponton apung. Butuh waktu lama untuk membangun pelabuhan Celukan Bawang yang baru tapi akan terealisasi. Saat ini dengan poton apung sebagai tempat bersandar dan disambut dengan kapal yang lebih kecil untuk mengangkut penumpang kapal pesiar.

Leave a Reply

Top