Indonesia tengah menjajaki peluang investasi China di sektor energi surya sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas industri energi terbarukan.
Kunjungan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, ke sejumlah perusahaan China pada 9 April 2026 bertujuan membahas kerja sama di sektor fotovoltaik surya dan pengembangan manufaktur lokal.
Dalam kunjungan tersebut, Rosan mengunjungi tujuh perusahaan yang bergerak di energi terbarukan dan kendaraan listrik, termasuk LONGi Green Energy Technology, Flat Glass Group, Tongwei Group, dan Yingfa Group.
Pembahasan difokuskan pada peluang investasi, transfer teknologi, dan penguatan rantai pasok lokal untuk komponen fotovoltaik surya. Selain itu, sektor baterai EV dan sistem penyimpanan energi juga menjadi fokus melalui pertemuan dengan EVE Energy dan Huayou Group.
Indonesia menilai investasi China memiliki peran strategis dalam mendorong hilirisasi industri dan peningkatan daya saing manufaktur nasional.
Investasi China di Sektor Energi Surya: Strategi Indonesia Memperkuat Energi Terbarukan
Data Kementerian Investasi menunjukkan total aliran investasi China ke Indonesia periode 2021–2025 mencapai 34,4 miliar dolar AS, dengan pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 37 persen. Sekitar 69 persen dari investasi ini mengalir ke sektor manufaktur, menciptakan lebih dari 700 ribu lapangan kerja.
Rosan menekankan pentingnya pengembangan manufaktur lokal untuk komponen fotovoltaik surya agar Indonesia dapat memanfaatkan teknologi energi terbarukan secara optimal. Sinergi antara investor China dan pelaku industri dalam negeri diharapkan memperkuat kemandirian energi dan mendukung target transisi energi nasional.
Selain energi surya, kunjungan juga mencakup sektor kendaraan roda dua, dengan fokus pada peningkatan kapasitas manufaktur kendaraan listrik di dalam negeri. Langkah ini sejalan dengan strategi pemerintah untuk mengintegrasikan investasi asing dengan pembangunan industri hijau dan berkelanjutan.
Investasi China di sektor energi surya menjadi kunci strategis untuk memperluas kapasitas energi terbarukan Indonesia. Dengan kolaborasi yang tepat, negara dapat mempercepat adopsi teknologi bersih sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi dan lapangan kerja baru.
Investasi China di sektor energi surya menawarkan peluang signifikan bagi Indonesia untuk memperkuat industri energi terbarukan, hilirisasi manufaktur, dan penciptaan lapangan kerja, mendukung target pembangunan berkelanjutan nasional.
Demikian informasi seputar pengembangan investasi China di sektor energi surya di Indonesia. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Androidbo.Com.
