Investasi energi Vietnam memasuki fase penting dengan kebutuhan pendanaan pembangkit listrik dan jaringan mencapai US$136,3 miliar hingga 2030. Besarnya kebutuhan tersebut membuka peluang bagi produsen peralatan, penyedia teknologi, serta perusahaan jasa teknik internasional.
Mengutip laporan SINKAP.info pada 5 Oktober 2026, kebutuhan itu mencakup sekitar US$118,2 miliar untuk pembangkit listrik dan US$18,1 miliar untuk jaringan transmisi. Angka tersebut merupakan estimasi kebutuhan investasi, bukan dana yang seluruhnya telah direalisasikan.
Momentum ini akan didukung Global Energy Exhibition & Congress Vietnam atau GEEC 2027. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24–26 Februari 2027 di Vietnam Exposition Center (VEC), mempertemukan kebutuhan proyek domestik dengan pelaku industri energi global.
Investasi Energi Vietnam Dorong Pembangkit dan Penyimpanan Baterai
Peningkatan kebutuhan listrik menjadi salah satu pendorong ekspansi sektor energi Vietnam. Data Vietnam Electricity (EVN) yang dikutip dalam laporan tersebut menunjukkan produksi dan impor listrik nasional mencapai 171,54 miliar kWh pada semester I 2026, naik 9,85 persen secara tahunan.
Pada periode yang sama, beban puncak sistem kelistrikan mencapai 57.537 MW. Kondisi ini memperkuat kebutuhan pengembangan pembangkit serta jaringan yang mampu mendukung peningkatan konsumsi listrik.
Melalui revisi National Power Development Plan VIII (PDP8), Vietnam menargetkan kapasitas pembangkit sebesar 183.291–236.363 MW pada 2030. Target kapasitas penyimpanan energi baterai juga dinaikkan menjadi 10.000–16.300 MW, dibandingkan target awal 300 MW.
Pengembangan tersebut membuka kebutuhan terhadap sistem konversi daya, manajemen energi, pengendalian, keselamatan, dan integrasi teknologi. Peluang bisnis juga mencakup desain, instalasi, pengoperasian, hingga pemeliharaan fasilitas energi.
Di sektor transmisi, Vietnam menargetkan pembangunan 12.944 kilometer jaringan 500 kV dan 15.307 kilometer jaringan 220 kV sepanjang 2025–2030. Kemampuan memenuhi standar teknis dan jadwal pengiriman menjadi pertimbangan penting bagi pemasok.
Baca Juga: Investasi di Proyek PLTS 100 GW Terkendala Skema BOOT dan Tarif, Giniloh Alasannya!
GEEC 2027 Perluas Akses Investor dan Pemasok Global
GEEC 2027 diselenggarakan Vietnam Exhibition Fair Centre Joint Stock Company (VEFAC), operator VEC, bersama dmg events yang berbasis di Dubai. Pameran ini akan mencakup energi konvensional, energi terbarukan, teknologi baru, dan solusi transisi energi.
Selain pameran, agenda mencakup konferensi, pertemuan bisnis, serta pertukaran teknis. Investor dapat menilai teknologi dan pemasok, sedangkan peserta pameran berkesempatan menjajaki mitra untuk pengadaan maupun pelaksanaan proyek.
Penyelenggara menargetkan area hingga 80.000 meter persegi, lebih dari 800 peserta pameran, dan lebih dari 30.000 pengunjung. Angka-angka tersebut masih berupa target penyelenggaraan.
Pemerintah Vietnam turut menyatakan kesiapan memperkenalkan rencana pengembangan energi dan proyek prioritas kepada mitra internasional. Dukungan ini diharapkan memperluas akses terhadap modal, teknologi, dan rantai pasok global.
Baca Juga: Transparansi dan Tantangan: Evaluasi Rencana Investasi JETP di Asia Tenggara
Kebutuhan investasi energi Vietnam membuka peluang besar bagi pengembangan pembangkit, transmisi, dan penyimpanan energi. GEEC 2027 diharapkan membantu mempertemukan proyek dengan investor serta pemasok yang sesuai, sehingga rencana pembangunan dapat bergerak menuju implementasi.
Demikian informasi seputar investasi energi Vietnam. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Androidbo.Com.
