BBM B40 merupakan campuran bahan bakar minyak (BBM) dengan 40% komponen biodiesel. (Republika.com)

PT Pelayaran Indonesia Sejahtera (PIS) terus berinovasi dalam mendorong keberlanjutan dan efisiensi operasional, dengan fokus pada penerapan teknologi hijau dan pengurangan emisi karbon. Salah satu langkah penting yang diambil adalah penerapan penggunaan BBM B40, yang menjadi bagian dari strategi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Sejak 2022, PIS telah mengimplementasikan energy saving devices (ESD) pada armada kapalnya, yang terbukti meningkatkan efisiensi bahan bakar secara signifikan.

Teknologi tersebut memungkinkan kapal-kapal PIS untuk menghemat lebih banyak energi selama perjalanan, seiring dengan penggunaan BBM B40 yang merupakan campuran bahan bakar minyak (BBM) dengan 40% komponen biodiesel.

Ini merupakan langkah penting untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya energi terbarukan.

Selain penggunaan BBM B40 itu, PIS juga mengadopsi teknologi dual-fuel, yang memungkinkan kapal menggunakan bahan bakar alternatif dan fosil secara bersamaan atau bergantian. Teknologi ini terbukti menghemat sekitar 30% dari total konsumsi bahan bakar kapal.

Ini bukan hanya mengurangi biaya operasional, tetapi juga mendukung upaya global dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Rencana jangka menengah PIS juga sangat ambisius, dengan target peningkatan kontribusi bisnis hijau hingga 34% pada tahun 2034, serta penurunan emisi sebesar 32% pada tahun yang sama. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia dan International Maritime Organization (IMO) untuk menjadikan industri pelayaran lebih ramah lingkungan.

Tak hanya itu, PIS juga mendapat apresiasi atas kinerjanya dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), dengan meraih skor BBB dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Pencapaian ini menunjukkan bahwa perusahaan sudah berada di jalur yang tepat dalam menjalankan bisnis berkelanjutan.

Sebagai pemain terdepan dalam industri pelayaran hijau, PIS berharap dapat menjadi contoh bagi sektor lainnya dalam menciptakan operasional yang lebih ramah lingkungan. Hal ini tentu memerlukan kolaborasi erat antara pemangku kepentingan dan regulator untuk mewujudkan ekosistem industri pelayaran yang berkelanjutan.

Demikian informasi seputar penggunaan BBM B40 untuk kapal-kapal PIS. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Androidbo.Com.